PINDAH posting liputan? Siapa takut! Selama ini memang pindah posting liputan menjadi “momok” tersendiri bagi para wartawan, terutama wartawan pemula. Semisal, wartawan A yang biasa meliput kriminal dan hukum, harus pindah liputan ke bidang politik.
Nah, jika wartawan menghadapi hal itu, jangan panik atau cemas, anggaplah pindah posting merupakan tantangan baru yang harus dihadapi dengan kepala tegak. Sekaligus sebagai ajang untuk menambah wawasan dan pengalaman. Ketimbang Anda jenuh di bidang yang lama, mencoba kesempatan di bidang yang baru tentu lebih menyenangkan bukan?
Sebagai “pendatang baru”, sebaiknya Anda banyak mengamati dan menyerap keadaan sekeliling sebelum mulai merespon. Anda dapat mengadakan pengamatan sekilas atas kinerja wartawan di area liputan yang baru. Misalnya bagaimana cara memperoleh berita, siapa saja yang harus ditemui, dan bagaimana gaya interaksi orang-orangnya.
Tindakan tersebut merupakan cara paling tepat ketimbang Anda grasa-grusu melakukan tindakan tetapi ternyata Anda salah melangkah. Kemudian pelajari job deskripsi Anda dengan seksama. Dan tentu saja jangan takut untuk banyak bertanya pada rekan-rekan yang sudah lama membidangi posting tersebut.
Cobalah untuk menyelesaikan tugas sesuai kemampuan yang Anda miliki. Tidak perlu merasa risih jika Anda sering diminta membantu ini dan itu oleh wartawan di area liputan yang baru. Jika Anda mampu menyelesaikan tugas demi tugas dengan baik, tentu rekan-rekan wartawan dan atasan di kantor yakin bahwa Anda mampu meliput secara all around!
Pada forum-forum diskusi yang lebih serius jangan ragu untuk mengungkapkan ide-ide yang dapat melengkapi pemikiran wartawan bidang liputan lainnya. Jangan lupa untuk tetap membuka mata dan telinga lebar-lebar terhadap informasi yang berkaitan dengan proses kemajuan karir Anda. Hal yang tak kalah penting adalah, asahlah kepekaan Anda terhadap cara penyelesaian untuk tiap kesulitan kerja yang dihadapi.
Kemudian bina dan jagalah kekompakan dengan rekan-rekan satu divisi dan divisi lain seperti pemasaran dan iklan. Tumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat dalam diri Anda. Jika Anda mampu bekerja optimal, baik secara pribadi maupun kelompok, berarti Anda telah berhasil memberi kontribusi bagi divisi Anda. Sukses selalu! (*)
1 komentar:
Jangan terharu begitu dong Pak Kapolres. Saya jadi gak enak body nih. Soale Jl Cangkring I menjadi saksi perselingkuhan pak Kapolres dengan pasangan selingkuhnya Sudarman binti Munarman. Ke mana dia sekarang, masih hidup gak ya. Soale terakhir aku dengar dia frustrasi gitu loh melihat temannya udah jadi pejabat di Tegal. Dan yang penting, dia tidak punya pasangan selingkuh sesama jenis lagi. he he he h ehe hehe hehe
Posting Komentar